Nama Usaha : Kauman Aqiqah, Pusat Layanan Serba KambingPemilik : Asep Yudhia Rachmanto
Alamat : Jln. Wijayakusuma III No. 6 Kauman Surakarta
Jumlah Pekerja : 9 orang
Telp. : (0271) 5822678, 2196789, 085229916778
Sesuai dengan namanya, Kauman Aqiqah menempati sebuah kampung di Kauman Surakarta, tepatnya Wijayakusuma III no. 6 Surakarta, di sebelah barat Masjid Agung. Oleh pemiliknya, Bapak Asep Yudhia Rachmanto, usaha ini diberi nama Kauman Aqiqah sejak 2004, setahun setelah ia memulai usaha kambing.
Awalnya, usaha ini berlatar belakang dari kebiasaan Asep. Tidak seperti anak kebanyakan, Pak Asep punya hobi membantu orang yang jualan hewan kurban saat menjelang Idul Adha. Memberi makan kambing dan menjaganya hingga laku terjual setiap tahun ditekuni Pak Asep tanpa menerima upah. Sejak SD hingga SMA, Pak Asep dengan tekun belajar kepada pengusaha yang diikutinya.
Begitulah, tahun demi tahun pengetahuan dan wawasannya bertambah tentang seluk-beluk kambing. Hingga pada tahun pertama kuliahnya, Pak Asep terdorong untuk memulai usaha di bidang penyediaan hewan kambing. Usaha yang tadinya diberi Nama Asep YR Melayani Kambing ini hanya menjual hewan kurban khususnya kambing. Setelah berjalan satu tahun, persisnya bulan September sama saat dia memulai usaha kali pertama, Pak Asep memutuskan mengembangkan usaha. Kali ini dia tidak hanya berjualan kambing saat Idul Adha saja. September 2004 Pak Asep mulai menggunakan Kauman Aqiqah dan melayani kambing aqiqah.
Usaha Kauman Aqiqah ini terus dijalankannya seiring aktivitas perkuliahannya di Jurusan FPOK FKIP UNS. Karena kesibukannya mengelola usaha ini, baru tahun ini Pak Asep merampungkan skripsi. “Bagi saya profesi wirausaha kambing ini merupakan aplikasi langsung dari meneladani Rasulullah. Beliau dulunya pernah menggembalakan kambing, saya mengelola usaha jasa kambing. Masih dekatlah,” ujarnya.
Sesuai Syariat, Andalan Utama
Motto Murah, Berkah dan Amanah menjadi pemacu semangatnya terus menggeluti usaha ini. Di tengah persaingan usaha jasa aqiqah dan hewan kurban yang cukup banyak di Solo ini, Pak Asep selalu menciptakan peluang. Dia membidik daerah Solo dan sekitarnya dengan menawarkan pelayanan yang bisa dipercaya. Kauman Aqiqah menjamin kambing aqiqah dan kurban sesuai syariat. Bahkan pelanggan dapat melihat langsung proses pemotongan hewan. Pak Asep mempercayakan pemotongan kambingnya di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kambing milik Pemerintah yang berada di Pasar Kliwon. Di sana, kapling Pak Asep diisi kambing-kambing yang sedianya untuk pemesan aqiqah atau tasyakuran.
Sampai saat ini Kauman Aqiqah sudah melebarkan sayap dengan cabang di Solo, Sukoharjo, Klaten, Karanganyar. Dalam sebulan rata-rata terjual sekitar 75 ekor kambing untuk aqiqah dan tasyakuran. Ditambah lagi kambing pedaging yang jumlah totalnya bisa mencapai 100 ekor per bulan. Kambing-kambing itu diperolehnya dari pedagang kambing di Wonogiri yang terkenal dengan para peternak kambing. Biasanya, Pak Asep bersama beberapa rekan yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Kambing pergi ke Wonogiri untuk membeli dari peternak secara periodik.
Dalam usia yang terbilang muda, Pak Asep yang baru 27 tahun ini sudah mandiri dan memiliki usaha sendiri. Tak hanya itu, dia juga mempekerjakan lima orang koki untuk memasak kambing aqiqah dan empat orang untuk membantu kelancaran usahanya sehari-hari. Pelanggan tinggal memesan kepada Kauman Aqiqah untuk bermacam-macam keperluan seperti aqiqah, tasyakuran, kambing pedaging, atau hewan kurban. Untuk aqiqah Pak Asep melayani paket masak dan antar ke beberapa panti asuhan di Solo.
Pada saat Idul Adha pun Kauman Aqiqah melayani Tebar Hewan Kurban ke daerah-daerah minus seperti Gemolong dan Pracimantoro, Wonogiri. Selain itu, Kauman Aqiqah juga membuka kesempatan menabung untuk keperluan kurban dengan paket Tabaqur atau Tabungan AQIQOH dan QURBAN. Setiap bulan, pelanggan menyetorkan sejumlah uang dan akan diwujudkan dalam bentuk hewan kurban setelah sampai jumlah yang diperlukan saat Idul Adha. Ada juga paket Inves Kurban atau Kurban Gratis. Untuk yang satu ini sifatnya pelanggan menginvestasikan uangnya di Kauman Aqiqah dan akan dikembalikan saat hari raya Idul Adha plus seekor kambing gratis atau sesuai dengan kesepakatan.
Kauman Aqiqah banyak mendatangkan rezeki bagi diri Pak Asep secara pribadi. Di samping usaha batik tulis, Kauman Aqiqah memberi kontribusi ekonomi yang lumayan bagi keluarganya. Kerja kerasnya selama bertahun-tahun memberinya kemampuan untuk membeli motor sendiri, hidup secara mandiri bahkan dapat membantu orang tua dan tetangga-tetangganya di Kauman. Pak Asep yakin, jika dia ikhlas menjalankan syariat Allah akan memberi balasan yang berlipat ganda. Seperti yang dilakukannya saat ada kambing yang mati. Jika pedagang yang lain ada yang memotong dan menjualnya, Pak Asep mengubur dan mengikhlaskannya. Walaupun keliatannya rugi, tapi dia yakin Allah akan mengganti yang lebih banyak lagi. (If)

















